Hargailah Cinta dan Kasih Sayang, karena Keduanya Selalu Menyertai Kehidupan Kita

Selasa, 29 Agustus 2017

Puing-Puing Masa Lalu

Aku. Seorang wanita bercadar yang kau kagumi, yang sering kau puji dengan 1001 cara pujianmu. Aku. A...A.....Aku tak seindah pujianmu. Bisakah kau berhenti memujiku ? Sebab setiap pujianmu tlah menjatuhkan hatiku sekaligus menyakitiku.
Aku bahagia karena pujianmu yang manis, tapi aku juga tersakiti karena sayangnya kau memujiku sambil tersenyum sedang aku tak seindah apa yang kau ucapkan dalam pujianmu.
Hari ini, keputusanmu mendatangi rumahku, memintaku di hadapan kedua orang tuaku sangat menyakitiku. 
Aku takut. 
Takut jikalau kau mengetahui siapa aku sebenarnya, maka semua pujianmu akan berganti menjadi 1 hinaan panjang tiada akhir.
Aku takut, senyum yang sering yang kau pancarkan padaku berubah menjadi tatapan dingin. 
Aku takut. Sebab sesungguhnya aku hanyalah puing-puing yang tersisa dari masa laluku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar