Hargailah Cinta dan Kasih Sayang, karena Keduanya Selalu Menyertai Kehidupan Kita

Selasa, 12 Mei 2020

Keadilan

Di hati yg lain aku pernah terikat amat erat,
di hati yg lain kau pun pernah terikat amat erat.

Aku pernah bahagia hingga melupakanmu,
kau pun pernah bahagia hingga melupakanku.
Aku pernah ingin lebih serius menjalani hidup tanpamu,
kau pun pernah ingin lebih serius menjalani hidup tanpaku.

Ada saatnya aku memandangimu dengan cinta,
ada saatnya pula aku memandangimu tanpa cinta.
Ada saatnya kamu memandangiku dengan cinta,
ada saatnya pula kamu memandangiku tanpa cinta.

Adakah yang tidak adil untuk kita?
Meski waktunya tak selalu bersamaan, Tuhan telah berlaku sangat adil untuk kita.
Lantas, masa lalu mana yang perlu kita khawatirkan?
Kita masing-masing pernah punya masa lalu yang berharga pada masanya.

Seindah apa pun masa lalu, semuanya telah usai.
Bukankah melelahkan terus memandang ke belakang?
Bukankah berbahaya berjalan ke Utara namun menghadap ke selatan?

Ikhlaskan masa lalu kita, meski di sana kita pun pernah menyatu.
Terus menatap ke depan, syukuri setiap kebahagiaan yang datang, lewati semua rintangan yang ada.
Kita bisa, kita kuat, bila bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar