Hargailah Cinta dan Kasih Sayang, karena Keduanya Selalu Menyertai Kehidupan Kita

Kamis, 02 Mei 2013

Sulitmu Mencintaiku


Aku kembali menjalani hari-hari tanpa ada cinta yang menghiasi. Dia tak pernah berubah. Seorang laki-laki yang dulu datang dan meminta hatiku ternyata tak mempedulikanku setelah hatiku kuberikan padanya. Dia telah jauh, maka biarkan aku membuatnya semakin jauh. Karena dia sendiri sudah hilang kabar dan tak pernah muncul lagi dalam hari-hariku. Sebenarnya apa salahku ? Aku tak pernah meminta agar dia datang menemuiku dan meminta hatiku. Dia sendirilah yang datang kemudian berbicara kata-kata indah di depanku, membuatku tertarik sehingga dia bisa memilikiku. Tapi setelah itu, dia tinggalkan diriku sendiri tanpa apa-apa.

Tuhan, aku yakin Kau pun tahu akan hal ini, Tuhan. Bahkan lebih tahu dari aku. Aku hanya ingin dia yang nanti menjadi pendampingku kelak. Tapi mengapa, sekarang dia hilang bagai ditelan bumi dari kehidupanku. Apa salahku Tuhan ? Dia sudah memberi alasan tentang kepergiannya dari hari-hariku. Alasan yang semula kuyakini. Tapi setelah aku tahu dia punya yang lain, alasan itu terhapus dari keyakinanku. Mengapa Kau biarkan ini Tuhan? Kau biarkan aku tersakiti atas apa yang kupercayai. Sakit, Tuhan. Sakit, mengetahui cinta kita dikhianati. 

Apa itu cinta, Tuhan ?. Ajari aku cara mencintai lebih dari satu orang agar aku tidak hanya tefokus atas perasaanku untuknya. Bukankah Kaulah Yang Maha Penyayang yang selalu menyayangi umatMu yang begitu banyak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar